Saturday, April 26, 2003



cerita surat cinta





...

Engkau laksana bintang yang bersinar di malam hari

Engkaulah bidadari....



Di atas adalah cuplikan surat cinta.

Tepatnya, surat cinta yang ditulis seorang anak kelas 6 SD. Es-De. Sekolah Dasar.

Kenapa gue bisa tau?

Karena surat di atas ditulis oleh teman sekelas adik gue. Surat itu ketauan ama gurunya. Dan dengan kejamnya, tu surat dipajang di mading sekolah.




*geleng-geleng kepala*




Friday, April 18, 2003



kalo ngomong yang beneng dor!





Entah kenapa, akhir-akhir ini gue sering bermasalah ama pengucapan kata-kata yang mau gue omongin. Di kepala sih rasanya udah bener, tapi yang keluar di mulut pasti terbalik-balik.



Pits: gue tadi ngobrol ama sodara si anu yang polisi. Dia lagi ngusus kasut dukun paraji yang bla...bla...bla...

Spupu2 & adek gw: *bengong*...*ngakak*




Hayo, apa yang salah pada kalimat di atas?

Hih, ya jelas 'ngusus kasut' itu maksudnya 'ngusut kasus' alias mengusut suatu kasus.



Lain waktu ...

A friend: mo kemana lo?

Me: gue mo ngafe di kopi...

A friend: maksud lo ngopi di kafe kali...

Me: emang tadi gue bilang apa?




Atau ...

Another friend: ih, rambut gue acak-acakan

Me: makanya tu karet dirambutin




Pernah lagi ...

Sista: ada yang bisa gue bantuin gak?

Me: oh iya...tolong dong itu timun disuirin trus ayamnya dikupas

Sista: *bingung mode on*




Kalo sehari-hari gak terlalu masalah kali ya, paling gue jadi bahan tertawaan orang-orang. Masalahnya minggu depan gue interview nih, gak lucu kan kalo lagi serius-serius di-interpiu gue tau-tau salah ngomong...



...saya anak ketiga dari satu bersaudara...




Sunday, April 13, 2003


gue pengen ke alaska. pengen liat aurora
i hate it when I ask one of my parents and they answer it with "ask mom about it" or "i'll ask dad first" or "i'm not sure, i'll tell you about it later"

because after that, they'll forget what I said.



God!

Wednesday, April 09, 2003



temanku si buaya





Buaya darat yang satu ini [pisss erly, pisss ;)] mengingatkan gue ama buaya-buaya lain yang pernah gue kenal. Temen-temen gue sejak SMP mayoritas emang co, dan rata-rata buaya pula. Herannya, mereka suka gak sungkan-sungkan cerita ke gue tentang kebuayaan mereka. Salah satunya sobat gue jaman SMA, sebut aja si Kupluk. Kupluk ini secara fisik lumayan keren, punya potensilah untuk jadi 'buaya'. Orangnya tegap, pembawaan kayak tentara, cuma gak begitu tinggi. Kalo ngomong keliatan orangnya pede abis dan memberi kesan kalo dia orangnya tau banyak. Malah kesannya kadang-kadang kayak sok tau, hehehe...


Alkisah suatu sore, si Kupluk ini main ke rumah gue. Tumben, biasanya kalo nyamper pasti segerombolan. Ada apa nih, gue ngebatin. Setelah ngalor-ngidul ditemenin setoples besar keripik cabe, akhirnya dia buka suara juga.


"Pit, lo tau si X kan?"

"Yang anak esempe kan? Yang tinggal di kompleks A?"

"Iya. Dia kan tetanggaan ama si Y, anak kelas satu A..."

"Trus?"

"Nah, lo tau si N juga kan? Anak kelas satu juga, tapi satu D"

"Iya tau, emang kenapa? Lo lagi naksir tiga-tiganya trus dilema mo milih yang mana trus mo minta saran dari gue," kata gue sok pede.

"Enggak juga sih"

"Lha, trus maksud lo apa dong?"

"Jadi gini Pit...tapi lo jangan marah ya??"

Gue jadi tambah bingung. Apa hubungannya ama gue coba?

"Gini, sebenernya sekarang ini gue lagi jadian ama tiga-tiganya..."

WHAT?????

"Lo gila kali ya? Masa jadian ama tiga-tiganya???? Yang dua tetanggaan lagih!!! Gak takut ketauan apa??? Kalo ketauan lo bisa ditabokin tauuuuu..."

Si Kupluk nyengir. "Itu dia Pit masalahnya, si X akhirnya tau juga.."

Nah lho, mampus lu...kata gue dalem ati.

"Gue juga udah tobat Pit. Akhirnya gue ngaku ke semuanya dan gue putusin aja semua biar fair. Yang dua beres walo pake acara dimaki-maki. Tapi si X gak mau diputusin. Padahal gue udah ngaku kalo dia gue tigain, trus kadal-kadalan gue juga udah diceritain...tapi dia gak mau putus juga. Dia bilang mau terima gue apa adanya. Dia juga gak keberatan diduain. Gimana dong? "

Gue diem. Bengong. Asli ga tau mo ngomong apaan. Sebegitu dahsyatkah pesona sang buaya sampe seorang gadis rela diduain?

"Tau' ah Pluk...gue gak ngerti apa-apa. Lo jalanin aja kali ya."

...hening...

"Ya udah deh Pit. Gue mo cerita doang kok...gue cuma butuh temen cerita. Terus terang gue sendiri gak percaya si X bisa sebaik itu. Udahlah dia maafin gue, eeeh, masi mau lagi jalan ama gue..."

"Gue balik dulu ya. Thx buat kripiknya..."

Gue nyengir doang.

Kupluk ngambil helm dan selembar tisu. Sebelum keluar dia menuhin tisunya dengan kripik cabe dan jalan keluar. "Sampe ketemu lagi Pit..."

"Garing lo Pluk, besok juga ketemu di skolah..."

Kita bedua ngakak.

Pas Kupluk udah nyalain motornya, gue teringat sesuatu. "Eeeeh, Pluk...kalo gak salah baru minggu lalu temen gue si K cerita kalo elo lagi ngejar-ngejar die..."

Dari balik helmnya si Kupluk ngedipin sebelah mata.

"Itu cerita lain lagi Pit...daaaaaah"

Kupluk gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!




Tuesday, April 08, 2003



dikala plu...





Berkat cuaca kota Bandung yang lagi panca roba [panas-dingin-panas banget-adem-gile bener panasnya...], sejak kemaren sore gue kena flu dengan suksesnya...hiiiiih!!!



Bersin-bersin

Meriang

Hidung tersumbat

Tenggorokan sakit

Badan linu

Mata merah

Kepala pusing

Bibir pecah-pecah

Lidah kelu

Punggung gatal-gatal

Rambut bercabang

Kuku rapuh

Gigi berlubang

Jantung berdebar

Hati terbakar

Resah gelisah

Gundah gulana

...




Enggg, gejala flu yang gue alami cuma lima pertama lho...the others are fake, I just made 'em up,hehehehe...

Tadi malem & tadi pagi gue dah minum obat flu yang dijual bebas. Ditambah obat kemut untuk tenggorokan. Sama embah disuruh minum rebusan daun sirih dan minum air panas+air jeruk nipis+madu. Tapi gue males bikinnya, jadi minum wedang jahe instan aja (lho?)




-------------------------




+ Woi Rid...

- Apa Pit?

+ Kadang aku suka minder kalo ingat masa SMA tu...

- Minder kek mana?

+ Waktu tu, keknya ndak ada yang suka ama aku ya?

- Yaaah, abis kek mana ya... Dulu tu kau tampak kejam...

+ Haaaa, aku kejam????

- Lagipula dzolim..

+ Alamak...





That.s one conversation with my highscool buddy a few weeks ago via Y!M.

Bingung ama bahasanya yah, hehehe...kalo ama temen-temen SMA gue emang lebih suka pake term 'aku-kau' ketimbang 'elo-gue'. Dari kecil emang biasanya pake yang pertama, tapi sejak kuliah ampe sekarang lingkungan sekitar membuat gue lebih nyaman pake yang kedua...



Selain itu aksen ama bahasanya juga beda. Karena tempat tinggal gue dulu di Riau, jadi bahasa dan aksennya gabungan dari Melayu, Minang dan Batak. Pokoknya kalo kita-kita dah ngumpul rame banget deh :) Apalagi kalo ngumpul di tempat rame di Jakarta ato Bandung, orang yang lewat pasti menyempatkan buat noleh ke kita-kita, abis brisik banget dan bahasanya rada lucu buat orang sini, hihihi...



Cuma kadang ya, karena udah jarang ketemu, kadang-kadang walo lagi ngumpul tetep aja yang kebawa aksen 'lokal' alias pake lo-gue. Nah, biasanya kalo gitu langsung kena senggak alias disepet :p



(sebuah percakapan fiktif)

+Wess, Selpiiii

- Oiiii...

+ Kek mana kabar kau? Belum kawin kan kau? Berita kawin tu cuma gosip di milis aja kan? Kutekek kau kalau ndak ngundang-ngundang!

- Ndeeeeh, ndak bagai doh aku kawin...kalo iyapun pasti aku cerita-cerita...manggok pulak kalian kalo aku ndak ngundang...

x Weyyy, Selpiii, Udiiiid...pakabar lo bedua?

+ Ndeeeh, Gun...Inge' kampuang!




(terjemahan)

+ Eeeh, si Selpiii

- Haiiii...

+ Gimana kabar lo? Lo blom kawin kan? Berita kawin yang itu kan cuma gosip di milis? Gue jitak lo kalo nggak ngundang-ngundang

- Idiiiih, nggak bener kok gue kawin.Kalo iya pasti gue cerita...nanti kalian ngambek kalo gue gak ngundang...

x Weyyy, Selpiiii, Udiiid...pakabar lo bedua?

+ Hey Gun...inget kampung!





[Thank's to Tenggen-ers atas inspirasi untuk percakapan fiktif ini...hihihi...]






-------------------------



Eh, buat yang di Bandung...pernah denger 92.9 fm? Asik banget lho, lagu doang - tanpa komersial, tanpa penyiar...radio baru ato radio gelap ya?



Tuesday, April 01, 2003


bowling, joget inul dan sakit badan





QOTW: apa hubungan dari ketiga hal di atas?






A: Jangan coba-coba berjoget-joget ala Inul, apalagi kalo sehari sebelumnya abis main bowling, kalo enggak mau ngerasain sakit badan dari ujung rambut ampe ujung kaki kayak gue...



full story continues...

Tuesday, March 25, 2003





"....

Dari kaca TV dan didada-dada akhbar

Kau sendiri melihat dan

mendengarnya bukan?

Penganiayaan satu bangsa terhadap

satu bangsa yang lain

Beginilah apabila kemanusiaan

di penghujung kewarasan"




Prologue from Oda Bumi Anbia - sung by Siti Nurhaliza

Lyrics by Ad Samad



--------------------------------



stupid, stupid war...


--------------------------------

update March27




Arlington Avenue, jalan di Washington DC, tak seperti biasanya; Macet!


Aku yang kala itu terjebak di dalamnya; "Ternyata di Amrik juga ada macet."

Tak lama ada bule ngetuk kaca mobil yang kukendarai, kubuka kaca sambil
nanya pake Bahasa Inggris-Bantul....


"Ada apa, koq macet?"


"Presiden Bush diculik teroris..! Terorisnya minta tebusan 1 milyar dollar,
jika tidak, presiden Bush mau disiram bensin terus dibakar!"


"Lantas, tugas Anda?" Tanyaku.


"Tugas saya adalah mengumpulkan sumbangan dari tiap mobil yang lewat...."


"Berapa saya harus menyumbang?" Kataku yang bingung dengan jumlah sumbangan
yang harus kuberikan.


"Terserah, seikhlasnya, tapi yang lainnya ada yang ngasih 5, 7, bahkan 10
liter...."

[nyomot dari forward-an di milis]



-----------------------------------



war is stupid...war is stupid...


Sunday, March 23, 2003

suntuk tahap II




modem gue....kesamber petir LAGI!!!!!!!!

*j$##&^*&%*&%&^(^)*&)*)*^**%$^##@%$*


----------------------------------


update 24 March 2003



Modem gue yang kesamber geledek itu gue bongkar tadi sore. Penasaran aja, efek kesamber itu physically kaya gimana sih. Dari luar jelas kecium bau gosong. Setelah gue buka, sekilas jeroan si modem sih sepertinya baik-baik aja...tapi setelah diubek-ubek lebih lanjut, pcb dibawah salah satu komponennya (transistor kali ye, kakinya ada tiga pokoknyah...*harap maklum, elektronika dapet 6 mulu dari esempe*) rada tutung. Pas gue gak sengaja nyentuh transistornya, tau2 bruk - tu benda tau-tau ambruk sendiri. Bagian luarnya emang utuh, tapi dalemnya udah jadi abu. Gue tiup, abis deh - tinggal kaki-kakinya doang :(




Tapi gue penasaran nih, bagian yang gosong itu kan ditengah-tengah -- sementara aliran listrik&telponnya nya kan dari pinggir...kok bisa sih yang kena cuma bagian tengah itu aja? Enibodi ken eksplein?



Tuesday, March 18, 2003

sumpek

suntuk

mumet

bete

...



*AAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGHHHHHHHHHHH*



update 19:46





dikala suntuk





Suntuk berat.

That's my mood today...pokoknya sejak jam 12 teng siang ini bawaan dah butek mulu.



Bete.

Mumet.

Sumpek.

Jengkel.

Keki.

Mangkel.

Gondok.

Dongkol.

Sedih.

Kecewa.

Memble.

Manyun.

Sesak.


Semuanya lagi tumplek blek semua di dada gue. Campur aduk ampe bentuknya dah gak jalas lagi. Kalo gak percaya, belahlah dadakuuuu *nyanyi dengan irama dangdut*



Hmmmpppfffff...



Jadi ceritanya hari ini gue mengalami yang namanya kegagalan. Ini bukan yang pertamakalinya. Dan sebenernya ini bukan masalah besar. Tapi, yang bikin gue nyesel abis-abisan adalah, gue gagal pada tahap dimana yang diuji adalah suatu bidang yang gue kira merupakan bidang yang paling gue kuasain. Dan selama ini gue selalu merasa kalo gue memiliki kelebihan dari orang lain pada bidang ini. Ngerti kan? Artinya kalo gue gagal pada bidang atau hal yang (menurut gue) gue lebih jago dari orang lain, artinya gue gak jago apa-apa (baca : gak punya kelebihan dari orang lain). Mending gue gagal di tahap awal sekalian gitu, jadi sakitnya gak seperih sekarang. Hikhikhik. Well, I'll get over it in a couple of days, tapi sekarang gue bener-bener butuh hiburan. Ngapain yaaaa...



*meluk-meluk bantal*



Ngomongin suntuk, biasanya orang punya cara berbeda-beda buat ngilanginnya. Termasuk gue. Tapi cara gue termasuk cara yang enggak sehat sih, jadi jangan diikutin yah :p



cara-cara ngilangin suntuk yang tidak sehat ala pipit



1. Muter-muter tempat belanja, beli baju baru, beli sepatu baru, ngabisin uang di dompet. Kalo di dompet dah abis, masih ada kartu debit. Kalo duit di tabungan abis, puasa jajan ampe bulan berikutnya.

2. Gigit-gigit kuku (verryyyy bad)

3. Nyuci baju (pake tangan) waktu tengah malem (kenapa tengah malem? Gue juga gak tau kenapa, tapi setelah beres gue merasa lebih baik ketimbang nyuci siang-siang).

4. Chatting tengah malem ampe pagi. Pake nick samaran (misal: gadis_malam_mencari_mangsa), kerjain pria-pria gatel.

5. Ngumpul bareng temen-temen lama. Keluarin 'asli'nya kita. Gak usah sungkan ngapa-ngapain. Gila-gilaan deh.

6. Ngemil. Coklat, gurilem, kroket kentang, perkedel, cireng, kripik kentang, makaroni pedes, sugus sebungkus gede dll.

7. Tidur (yang ini sehat)




Tapi sekarang gue dah rada mendingan kok. Kalo suntuk kayak sekarang, paling yang dikerjain poin 1,6 ama 7 :D

Wednesday, March 12, 2003



ngalor ngidul sore-sore





Gue lagi duduk manis di depan komputer, sementara jari-jari gue nari-nari di atas keyboard yang huruf 'v' dan 'c'-nya udah nyaris gak berfungsi. Secangkir nescafe frothe rasa french vanilla anget nangkring dengan manisnya di sebelah monitor sementara dari speaker komputer gue suara khas Siti Nurhaliza menyanyikan lagu untuk selamanya dari album (pop) terakhirnya, Emas. Langit diluar masih mendung dan udara terasa dingin, sisa-sisa hujan besar tadi siang.



Di salah satu pojok kamar gue, ada setumpuk oleh-oleh dari bokap yang baru pulang dinas di luar. Ada dua pak super nyamnyam Jell-o's No Bake Dessert: Real Cheesecake , dua batang cokelat violet crumble yang suka lengket di gigi, cadbury's luxury flakes yang tinggal setengah, lipstik wet shine diamonds-nya maybelline warna rhinestone pink, 2 t-shirt v-neck warna merah genjreng dan putih-biru dan empat bungkus lempok duren (the last two was from my mom).



Rata-rata semua titipan gue, kecuali yang lipstik ama kaos. Walo di sini yang jual juga banyak, tapi seneng aja kalo dibeliin bokap. Tapi gue sebel pas tau kalo ternyata bokap beli tu lipstik seharga dua dolar (sekitaran 18 rebu perak), tapi cuma ngebeliin SATU biji. Padahal di sini kan sebiji bisa 80 rebu sendiriiiiii...Huaaaaa, beliin empat kek! *anak gak tau diuntung, huh!*



Tadi siang gue ke BSM bareng nyokap, embah dan adik gue. Masuk Tarra Megastore, niatnya beli album Keseimbangan-nya Ari Lasso.



+ Nyari kaset apa mbak?

- Ari Lasso yang baru. Kok nggak keliatan ya mbak?

+ Ooh, Ari Lasso emang lagi abis

- Abis?? Emang laris banget gitu?

+ Yaah, kebetulan stoknya emang dikit juga sih mbak. Dateng paling sekali dateng paling sepuluh, langsung abis?

- [dalem ati] hah, yang bener aja di toko segede gini masa cuma nyetok sepuluh biji? Sepuluh lusin kali yaa?

+ Ya udah, yang laen aja mbak...ini banyak yang baru, ada Gigi, Anang - Krisdayanti, Siti Nurhaliza




So, I end up with a CD from Siti Nurhaliza. Gak nyambung ya? Biarinlah, yang penting gue suka. Harga promosi, 35 rebu perak. Album yang ini nge-pop abis deh. Bukan pop melayu yang mendayu-dayu lho! Penggemar lagu-lagu Melayu, silahkan ngalah dulu! Tunggu album berikutnya, hehehe...Ini nih salah satu hal yang bikin gue kagum ama penyanyi dari Malaysia ini: bisa eksis di dua jalur musik sekaligus, melayu dan pop. Udah cantik, low profile, modis tapi tetep sopan...liat doi di MTV Asia awards? She's totally gorgeous with the ballgown-style skirt and jacket.



Eniwey, justru pas pulang gue nemu yang gue cari, albumnya Ari Lasso. Gue tadi baru udah ngedengerin di mobil, kesan pertama: Dewa19 banget! Tapi asiklah, terutama Rahasia Perempuan - by Ahmad Dhani. Tu orang emang brilliant kalo bikin lagu.



*audience is sleeping*



God, it was a long post. Yak, biar pada bangun kita nyanyi aja yuuuuk



Sentuhlah dia tepat dihatinya

Dia kan jadi milikmu selamanya

Sentuh dengan setulus cinta

Buat hatinya terbang melayang





---------------------------------------------------------


update 13/3/2003

1. Ternyata lebih enak nescafe frothe rasa mocha daripada french vanilla.

2. Judul albumnya Siti Nurhaliza tuh E.M.A.S - bukan Emas.

3. Pantesan aja gue ngerasa Rahasia Perempuan tuh Dewa banget - Andra on the guitar, Tyo - Drums, Yuke - bass...pantess pantess...



update lagi

4. Huruf 'z' di keyboard gue ternyata kondisinya juga udah mengkhawatirkan
[baca: tekan 20x sebelum digunakan]

5. Tadi gue browsing nyari lirik Rahasia Perempuan 
(lirik yang bikin kita mikir macem-macem ya
ke ;), tapi gak nemu dimana-mana.
So, I'll write it here, biar yang nyariin juga pada nyasar ke sini semua :p


 



Rahasia Perempuan (Ari Lasso)

Song, Lyric, Arr, Key Prog by Ahmad Dhani


 


Ada satu bagian pada perempuan

Yang sangatlah peka

Bila di sentuh oleh lelaki

Dimanakah bagian itu

Maukah kau tahu

 

Karena bagian itu

Hanya untuk lelaki yang cukup umur

Karena bagian itu sungguh sangat bisa

Buat perempuan

Dimabuk kepayang

Dimabuk asmara

Dimanakah bagian itu

Maukah kau tahu

 

Reff.

Sentuhlah dia tepat dihatinya

Dia kan jadi milikmu selamanya

Sentuh dengan setulus cinta

Buat hatinya terbang melayang

 

Sentuh hatinya dengan sangat hati-hati

Bila ingin rebut hatinya

Karena bagian itu

Sungguh sangat bisa

Buat perempuan dimabuk kepayang

Dimabuk asmara

Dimanakah bagian itu

Maukah kau tahu




update lagiiiii

6. Jemuran gue keujanaaaaaaaaan *sebel banget* [jaka sembung bawa golok? bodo, blog gue ini :p]




Thursday, March 06, 2003


stupid things people do when they're in love





Have you ever fall in love? (real love, true love, puppy love, cinta monyet - whatevah) Kalau anda berusia matang dan normal, dijamin pernah! Nah, suka nyadar gak, kalo lagi fallin' berat gitu, kadang kita suka bertingkah rada-rada 'ajaib' - cenderung dungu kadang - demi sang pujaan hati (cuiiiiiih)...Hasil observasi gue terhadap teman-teman dan keluarga, hampir 90% bertingkah demikian dengan level ke-'ajaib'-an yang berbeda-beda :D Ini beberapa 'hasil observasi' yang sempet gue catet:




~ Ngebongkar isi satu lemari untuk nyari satu baju yang cocok untuk kencan. (standar)


~ Rela menunda sidang cuma demi bisa wisuda bareng pacar tersayang.


~ Bela-belain anter jemput cewenya tiap hari dari kampus ke rumah [dipati ukur - ranca ekek], padahal rumahnya sendiri di margahayu.


~ Koleksi lipgloss berbagai warna karena cowonya pernah bilang 'your lips look sexy when wet' (busyet, padahal punya lipgloss atu plus 2 lipstik kan udah bisa bikin berbagai warna kan?)


~ Anak SMA bela-belain gak jajan dua bulan pol demi bisa ngebeliin cewenya asesori emas untuk kado ultah (bujubuneeeeng)


~ Menolak tawaran ortu buat liburan ke Bali-Lombok pas liburan semester karena enggak mau kehilangan seharipun bareng cowonya.


~ Mati-matian ngegemukin diri gara-gara gak sengaja denger kalo kecengannya seneng ama ce yang chubby (while I'm dying to put off some weight here!) .


~ Sibuk mondar-mandir di depan rumah sang pujaan hati - sementara yang bersangkutan lagi ke luar kota - demi melepas kangen (ah, isn't cute!?) .


~ Nemenin cewenya clubbing padahal si co besok paginya ada ujian (this is what I call totally dumb!)


~ Mogok makan gara-gara hubungannya dengan seorang ce gak disetujui ama ibunya karena si ce dianggep gak selevel (ini kasus Tao Ming Tse ama San Chai :p)



Waktu gue nunjukin daftar ini ke sodara gue, dia cuma nyengir sambil bilang "kayak elo gak pernah bertingkah bego aja kalo lagi fallin'"

Gue pikir-pikir, bener juga sih. Waktu awal-awal gue jalan ama si bapak ini, gue selalu beli baju baru tiap minggu buat ngedate! Sampe kasir FO depan rumah apal ama gue. Dan waktu (pada akhirnya) gue cerita ke dia, jawabannya malah "hah, masak sih?" ... Eleuh-eleuh, ternyata beliau tidak sadar kalo sayah pake baju baru tiap jalan bareng :D

Nyesel? Enggak tuh, soalnya pas ngejalaninnya gue asli enjoy banget (hihihi...)







Wednesday, February 26, 2003

seputar kopdar dan chatting




Gue lagi iseng browsing waktu tiba-tiba temen gue Dadi nongol di Y!M. Dadi ini temen yang gue kenal lewat Yahoo!Chat jaman awal-awal gue kenal internet dan kena wabah chatting :) Waktu itu dia sering chat bareng Uwo, temennya di tempat gawe. Dari mereka ini gue jadi kenal sama anak-anak Yahoo! yang laen dan sama mereka ini juga gue pertama kali ber-kopdar-ria. Awalnya gue rada males (dan agak-agak mengkhawatirkan keselamatan diri sendiri juga sih), tapi berkat iming-iming ditraktir di Hoka-hoka Bento, akhirnya gue oke juga :p And it was fun, dan selama makan kita ngerumpiin �sepak terjang� mereka di dunia chatting. Si Dadi yang gue kira rada-rada �gimana� gitu (soalnya dia punya nick syerem - gigolo), ternyata nyunda abis dan bertampang kalem (kelakuan? Gak janji :p)�but they�re nice guys really�dan tau gak, setelah bertahun-tahun gue kenal mereka � gue baru tau kalo ternyata si Uwo kenalan lama me hunny bunny :D Doh, sempitnya duniaaaa�



Pernah juga kita kopdar rame-rame. Biasanya sih kalo ada yang tinggal di luar trus maen ke Bandung ngajakin ngumpul�gue cuma dua kali ikutan, pas Ranti yang di Oz dateng ama Dottie dari Amrik lagi liburan�acaranya? Ngerumpi dan makan-makan dooooong! Dan asiknya suka ada yang inisiatif nraktir�hehehehe�walo cuma segelas cappucino ya lumayaaan ;)



Bosen di Yahoo!, gue beralih ke mIRC �Ternyata, dunia mIRC lebih kejem dari Yahoo!�Gue kopdar ama anak mIRC pertama kali asli SUCKS! Nyebelin, soalnya tu orang belagu, sok keren banget tapi kere� Tapi di situ juga gue dapet Eyang ama Embah yang walo hobi ngata-ngatain tapi tetep baek ama gue :p Si Embah tuh empunya warnet, jadi dia ngundang gue ke warnetnya. �Lo mo maen seharian gue kasi gratis deh��dijanjiin begitu gimana gue gak ngiler. Sampe sono gue dikenalin ama temen-temennya.

�Pit, lo mo tau orang yang punya nick �pria_tanpa_celana�? Tuh yang di meja 4�� kata si Embah sambil nunjuk cowo yang potongannya nyaris kayak om-om. �Temen kuliah gue dulu tuh�� Huahahahaha!



Kalo Eyang itu temen curhat gue. Kita ngerasa senasib, soalnya ip jaman tpb sama-sama ancur :p Si bapak ini asik banget kalo diajak cela-celaan, makanya kita jadi sering e-mail2an dan kalo lagi butek die suka iseng nelpon dari kantor (biar gretong).

�Lagi ngapain lu?�

�Tidur�

�Jangan tidur dulu, gue lagi suntuk�

�Emang gue pikirin. Telpon yang laen aja nape?�

�Yang laen lagi pada ga ada. Makanya gue telpon elu�

Sialan!

Setelah kenal kira-kira tiga tahun, baru akhirnya gue kopdar ama si Eyang. Itupun dengan kejamnya gue maksa-maksa minta ditraktir bareng-bareng sodara gue�Walo dianya pake acara sebel, akhirnya gue & 2 sodara gue ditraktir di kafe Halaman. Horeeeee!

Sekarang sih si Eyang sih udah jadi bapak satu anak�and guess what, dari hasil ngobrol-ngobrol ketauan kalo istrinya si Eyang ternyata temen me hunny bunny jugaaa!



Sekali gue ngalamin kopdar paling garing sedunia. Jadi ceritanya anak-anak yang hobi nongkrong di salah satu channel janjian ngumpul di Bandung, tepatnya di salah satu warnet (dan kebetulan sekali warnetnya si Embah). Naaaah, sesampenya gue di sono ternyata anak-anak udah pada dateng dan masing-masing lagi pada maen mIRC. Setelah say hi dan ngobrol dikit, pada balik lagi ke kompie masing-masing dan ngobrol lagi di channel. Lhaaaa, what�s the point of the kopdar kalo begini mah?



Monday, February 24, 2003



malem minggu abu-abu




Sebelum gue keluar jalan ama sodara-sodara gue malem minggu kemaren, gue udah punya feeling rada ga enak. Gak tau kenapa, kayanya ada yang nahan-nahan gue supaya di rumah aja. Tapi berhubung gue udah suntuk abis, akhirnya gue nge-iyain ajakan sodara gue buat nonton Jazz Nite di FH Unpar trus nyari jagung bakar di Dago (the last one was actually my idea :p).



Pas ngeluarin mobil, jalan di depan rumah gue lagi macet berat. Ditambah posisi mobil yang memaksa gue mundur untuk masuk ke jalan, mobil gue stuck di gerbang rumah kira-kira 10 menit. Nah, setelah itu gue liat salah satu mobil brenti ngasi jalan. Dasar bego, gue ga perhatiin mobil yang di depannya�ternyata mobil itu belum cukup maju buat ngasi gue jalan�so--*bruk*--gue nabrak :(

Panik? Ya jelas sodara-sodara�gue langsung turun, si mobil yang gue tabrak juga minggir. Untuk yang punya mobil ga marah-marah�gue dah ngeri aja. Karena gue dan dia sama-sama mo pergi (dan waktu itu gelap banget jadi kerusakannya juga gak kliatan), akhirnya gue ngasiin KTP ke si empunya mobil dan gue minta nomer telepon dia.. Duh, moga-moga hari ini ato besok urusannya bisa kelar�.



Walo suasana hati jadi rada-rada butek, tapi the show must go on. Eeeh, blom lima menit jalan, sodara gue dapet sms yang ngasi berita kalo temen SMU-nya meninggal dunia --- duuh, makin butek aja deh rasanya. Tapi sepupu gue minta di drop di tempat ngumpul temen-temennya aja dan nyuruh kita terus jalan.



Akhirnya kita sampe juga ke Unpar � untung deh acaranya lumayan asik, jadi rada terhibur juga. Tapi tempatnya duong, open-air�kebayang aja di ciumbuleuit malem-malem, dingiiiiiiiin banged! Walo masih betah, akhirnya kita jam sepuluh sprapat memutuskan buat balik aja�daripada masuk angin pan brabe!



Di tempat parkir, tau-tau ada satpam nyamperin trus nunjuk ke arah mobil jeep yang diparkir ga jauh dari mobil gue sambil nanya �itu temen kamu bukan?�

Di mobil itu ada cowo ama cewe yang gak gue kenal lagi ngobrol serius dengan muka tegang. Berhubung gue pikir gue gak ada urusan, gue bilang aja gue gak kenal. Setelah satpamnya pergi, iseng-iseng gue ngeliat ke arah mobil tadi�astaga, ternyata orang dua itu emang berantem serius! Si cowo sampe nunjuk-nunjuk si cewe, trus ngangkat tangannya dengan muka gusar. Si cewe juga marah-marah sambil nangis. Tiba-tiba si cewe kayak mo keluar mobil, tapi ditahan ama si cowo�nahannya itu dong, kasar banget --- Gue gak tau mesti gimana, gak mungkin kan gue tau-tau nyamper ke situ. Akhirnya gue minta tolong ama satpam supaya mereka mondar-mandir di sekitar jeep itu [paling enggak kan mereka berdua mestinya sungkan brantem heboh kalo ada orang lewat]. Waktu si pak satpam ngider deket mobil itu, si cowo tampangnya malah jadi tambah gusar & langsung ngestart mobil � pas gue lagi mundurin mobil juga. Gue ama sodara gue dah ngeri aja, ngeri ketubruk dari belakang (ngeliat cara tu cowo nyetir mobilnya)�Untung tu mobil naek ke arah ciumbuleuit atas sementara gue pulang ke bawah�



Huaaaa, asli malem itu kacau banget. Yang tadinya mo nyari jagung bakar ampe gak jadi gara-gara keburu gak selera�mestinya gue nurutin feeling gue buat gak keluar kali ye?




Wednesday, February 19, 2003

hmmm...




pernah gak elo ngerasa sebel tanpa alasan yang jelas (atau dengan alasan tapi alasan yang konyol?)...


Tuesday, February 11, 2003



Condensed parody of The Two Towers






For those of you who love Lord of the Rings : The Two Towers the movie, check out Molly's TTT parody...





-------------------------------



RIVENDELL



ARAGORN finds himself in RIVENDELL with ARWEN lying on top of him.



ARAGORN: Hmm. This must be a dream.


ARWEN: Why do you say that?


ARAGORN: Because you're not even supposed to be IN this book.


ARWEN: Don't be mean. I'll tell Daddy.


ARAGORN: Whatever. Wake me up, would you? Since it's not really you licking my face, I have the awful suspicion it's a horse. Or maybe Gimli.



-----------------------------------



ROTFLMHO (Rolling On The Floor Laughing My Head Off )

;-)



-------------------------------------



And for those of you who loves TTT and excited for The Matrix Reloaded click here



*nyengir*

Saturday, February 08, 2003



aslinya dari mana mbak?







Gue paling pusing kalo dikasih pertanyaan seperti di atas. Kenapa? Soalnya begini:

Gue lahir di Bandung.

Umur 5 tahun ampe lulus SMA gue menetap di Riau, ngikut bokap dines di sono.

Mulai kuliah sampe detik ini gue tinggal di Bandung lagi.

Nyokapnya bokap gue asli Sumatra Barat, Kotogadang tepatnya, sementara bokapnya bokap orang Ambon.

Nyokap gue orang Jawa Barat � itu juga nyampur � Banten ama Kuningan.



Gak salah kan, kalo ada yang nanya gue asli mana, gue balik nanya �maksudnya asli lahir, asli dibesarkan dimana, ato asli sukunya?�

Biasanya si penanya suka bingung, trus balik nanya �emang beda-beda ya mbak?�

�In my case sih beda�

�O gitu? Ceritain dong, saya gak ngerti��

Dan mulailah gue ngedongeng, � Saya ini emang lahir di Bandung, tapi dibesarkan di�dst�dst��

Trus si penanya nganguk-ngangguk dan berkomentar singkat, �rumit ya?�

Ah, gak juga�



Pernah juga ada yang nanya gini, �elo orang mana sih?�

Gue jawab, �orang Indonesia.�

It�s absolutely true, right? Tapi pasti si penanya enggak puas dan nanya lagi, �ih, itu sih nenek-nenek juga tau�maksud gue elo aslinya dari mana? Asli Bandung?�

�Gak juga��

�Trus?�

Dan mulailah gue ngedongeng lagi�.



Pertanyaan begini paling sering muncul pas jaman gue baru masuk kuliah. Salah satunya waktu di ospek, gue ama seorang temen di�culik� ke salah satu pojok. Di sono kita di-interogasi ama beberapa setan gondrong & botak�nah, salah satu pertanyaannya tuh pertanyaan standar �kau asalnya dari mana??�

Temen gue sih cukup ngejawab �dari Medan bos� � trus beres.

Giliran gue, �dari Pekanbaru bos��

�Kau asli sana?�

�Enggak�

�Jadi kau orang mana?�

�Ayah saya sih berdarah sumatra barat��

Belum selesai gue ngomong udah langsung pada brisik �woy ada Padang di sini!� dst dst dst�langsung deh, DIBAHAS�ampun! What�s the big deal? Mungkin kalo gue bilang �ibu saya orang Banten� ceritanya beda lagi ya?

Dan dua minggu berikutnya ada yang seenak udelnya ngeganti nama gue jadi �Padang�. Sompret�



Yang rada-rada ajaib pas gue lagi nunggu jemputan pulang berenang. Gue duduk di deket pos satpam. Tau-tau si pak satpam nanya, �adek borunya apa?�

Huh, boru? Kalo gak salah itu kan kata lain buat marga orang Batak. Kok gue ditanyain marganya ya � gue ngebatin � apa karena muka gue mirip-mirip Lulu Tobing? *dezighhhh* [hekhek, maab pemirsah � itu maxudnya mirip Lulu kalo diliat dari Monas pake sedotan�.]

�Oh, saya bukan orang Batak pak�� akhirnya gue ngejawab.

�Oooo�maaf kalo gitu�adek orang mana?�

Wek, mulai lagi dehhh�

Wednesday, February 05, 2003



gosyip...gosyip...gosyip






Berhubung saat ini gue lagi gak punya status (nganggur maxudnyeee), hampir tiap hari gue ngendon di depan tipi - nungguin infotainment yang hampir ada di setiap stasiun tipi - mulai dari cek&ricek, kroscek, kabar-kabari,gondangdia,inside celebrities, millenia, kiss, e...ko..ngegosip, buletin sinetron, poster, hotshot, cinta, seksi dll etc...Biasanya infotainment2 ini nongol pada jam-jam yang hampir sama dan sebelnya kadang ngeluarin berita yang sama juga...Misalnya nih, salah satu infotainment di tipi *sensor* yang tayang pukul 14:30 kemaren menyiarkan berita putusnya Gunawan dan Natalie Margaretha...padahal itu berita dari dua minggu sebelumnya juga udah diributin infotainment yang laen....dan kocaknya, di infotainment tipi *sensor* yang tayang pukul 16:00 hari yang sama - udah nyiarin berita kalo si Gunawan ini lagi deket ama Ulfa (dikonfirmasi langsung ama Ulfa. red)......

hey, kenapa bengong?? iya, bener kok yang dimaxud tuh Gunawan mantan suami Paramitha Rusady dan Ulfa yang suka ngelawak bareng Eko Patrio :D


nahhhhhh, keesokan paginya...infotainment ribut lagi - soalnya dua sejoli ini - bikin klarifikasi...mereka deket sebagai partner bisnis...lho kok? jadi ceritanya mereka emang mo lucu-lucuan aja ama wartawan infotainment, tapi berhubung si Gunawan ini watir akan kondisi bapaknya yang lagi sakit tambah parah kalo ngedenger gosip tadi, jadi deh - dikonfirmasiii....getooo...


Trus, gimana nasib infotainment yang 'basi' tadi? Ya udah, paling minggu depan dia baru ngabarin Gun-Ulfa deket, trus minggu berikutnya baru ngabarin lagi klarifikasi mereka....

*jreeeeeeng*



Update after lunch:

Eh, lupa...moral of the story is: jangan langsung percaya gosip di infotainment manapun - kroscek dulu ama berita di 2-3 infotainment lainnya - kalo males ngecek, ya gak masalah...yang digosipin orang laen kok, kita mah nyante ajah ;)




Friday, January 31, 2003



the wedding (present) list






...I wanted to buy you a wedding gift before I go.�

�Oh! You don�t have to do that!� I exclaim, secretly pleased.

�I just need to find out where you�re registered.�

�Registered? Oh, you mean a wedding list? Actually, we haven�t done it yet.�

�You haven�t?� Elise frowns. �So how can I buy you a gift?�

[taken from Shopaholic Ties the Knot by Sophie Kinsella]




Walo hadiah perkawinan berupa barang udah gak terlalu populer lagi, tapi kayaknya asik juga kalo kita bisa bikin daftar hadiah yang kita pengen di suatu toko ... trus ntar tamu-tamu kita tinggal dateng ke toko tadi, ngeliat daftar, milih kado (barang yang udah dipilih dicoret dari daftar, ofkoz) dan membayar sejumlah harga barang yang mo dikadoin. Barang tadi gak usah dibawa, tinggal minta dibungkusin dan diselipin kartu, ntar pada hari H-nya, pihak toko bakal nganterin barang-barang yang udah dibeliin ama tamu ke rumah si pengantin baru. Praktis kan? Buat yang dikasih hadiah enak - soalnya dapet barang yang dia pengen dan enggak dobel-dobel, buat yang ngasi juga enak - soalnya gak terlalu repot milih [kecuali kalo si calon pengantin �gak tau malu�, bikin daftar hadiah yang muahal-muahal...hehehe:D], gak berat-berat bawa kado ke kondangan dan hadiahnya kepake.



Kira-kira yang seperti ini bisa diterapkan di sini gak ya? Gue pernah ngobrol ama beberapa temen, rata-rata sih lebih milih cash buat kado ketimbang barang, tapi gak nolak juga kalo dapet kado yang dia perlu.
"Bisa juga sih, gue gak nolak kalo ada yang bersedia ngisi dapur baru gue dengan rice cooker, dispenser, tempat bumbu, panggangan roti, wajan anti lengket..."
Tapi pas gue iseng ngusulin beginian ama �sepuh�, dalam rangka kawinan sodara gue, yang ada gue langsung diomelin, "Duh, jangan dong. Bikin malu aja minta-minta kado ama orang..."
Yaaaaah...



Sodara gue komentar lain lagi.

�Agak repot juga kalo bikin daftar di toko-toko tertentu aja. Gimana sodara-sodara yang ada di luar kota mo beliin kado?�

�Well, make the list available online then��
�Gimana kalo tokonya gak punya fasilitas online?�

�Ya cari toko yang lain dong��

�Kenapa gak bikin list online sendiri? Ntar biar mereka cari kado di kota masing-masing. Paling cuma repot bawanya doang��



Idih, sendirinya bikin masalah, sendirinya ngasi solusi�gimana sih!



Tapi lucu juga ya, ntar di undangannya ada kartu kecil yang isinya �Jika bapak/ibu/saudara berkenan untuk memberi tanda mata kepada pengantin, sekiranya sudi untuk memberikan salah satu hadiah yang telah dipilih dalam daftar yang telah disusun oleh pengantin di toko X atau dapat juga dilihat di www.blabla.com�



Dulu banget (bout a year ago(?), before I read STtK) gue ama temen gue ke Metro BSM. Pas lewat bagian rumah tangga, gue iseng-iseng ngajak temen gue untuk bikin wedding present list buat kita kalo nikah nanti. Dia sih hayu-hayu ajah�dan tau gak, we both have a great time! It�s like shopping without spending any money, heheheh�



Beberapa item yang masih gue inget di list gue�

1. Sepasang bantal bulu angsa (gue gak nemu guling bulu angsa, hik!)

2. Sepasang beach towel warna biru ama kuning (sapa tawu honeymoon-nya ke Lombok, berjemur di pantai�)

3. Shampoo and shower gel dispenser (biar tinggal beli kemasan refill)

4. Bedcover biru muda super-empuk (duh, lupa merknya)

5. Coffee maker with timer

6. Sepasang mug gede yang ada tulisan �mama� dan �papa�

7. Hand blender phillips atau braun



Duh, gue inget gue udah bikin list ampe nomer 39�I better go back there and make a better list�buat apaan? Sapa tau ada yang mo ngasih, buat ulang taun mungkin ;)





Wednesday, January 29, 2003



A poet can say a great deal in a few words







Of the Numberless Steps

by Akiko Yosano


Of the numberless steps

up to my heart,

he climbed perhaps

olny two or three




Singkat, padat, tepat - terutama buat yang lagi patah hati (dalem banget gak sih??). Puisi ini terjemahan dari puisi tradisional Jepang yang disebut waka, yang aslinya terdiri dari 31 suku kata yang diatur dalam 5 baris...ih, gampangan bikin pantun ya??


Update : gue dapet istilah waka dari buku Scope English Anthology level 6 - tapi gue liat lagi di web ternyata istilahnya tanka...mana yang bener ya?